Dikepung Api di Baluran, TNI dan Satgas Karhutla Bergerak Cepat Sebelum Si Jago Merah MeluasPenulisan
SITUBONDO – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Sabtu (5/9/2026). Dua titik kebakaran muncul di Jalur Savana Bekol HM 5 dan RPTN Perengan Grid 185.
Mendapat laporan adanya kepulan asap dan titik api, TNI bersama Polri, petugas TN Baluran serta unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi. Respons cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api menjalar lebih luas di kawasan hutan.
Di Jalur Savana Bekol HM 5, api membakar semak, rumput kering dan seresah dengan luas sekitar 0,3 hektare. Tim gabungan langsung melakukan pemadaman menggunakan backpack sprayer dan alat pemukul api sederhana. Titik api berhasil dikuasai dan dipadamkan.
Sementara itu, kebakaran yang lebih luas terjadi di RPTN Perengan Grid 185. Dari hasil pemantauan petugas, asap terlihat cukup tebal dan kondisi angin cukup kencang sehingga penanganan harus dilakukan secara cepat dan terukur.
Sebanyak 36 personel tim gabungan dikerahkan ke lokasi. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri dan petugas TN Baluran. Dengan dukungan 14 unit motor angkut personel, 20 unit gepyok, empat parang dan lima jet shooter, tim berjibaku memadamkan kobaran api. Berkat kerja sama dan koordinasi seluruh unsur, api di RPTN Perengan Grid 185 berhasil dipadamkan pada pukul 15.38 WIB.
Secara keseluruhan, luas kawasan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 14,81 hektare, dengan vegetasi yang terbakar berupa rumput kering, semak dan seresah hutan musim.
Usai pemadaman, tim gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala, disusul pengamanan, sterilisasi kawasan dan patroli.
Kondisi cuaca panas serta banyaknya material kering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Karena itu, patroli dan kewaspadaan akan terus ditingkatkan untuk mencegah munculnya titik api baru di kawasan TN Baluran.
Tidak ada komentar: