Header Ads

test

Dandim 0823/Situbondo Hadiri dan Kawal Pengamanan Haul Masyayikh Nusantara


Situbondo – Komandan Kodim (Dandim) 0823/Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, S.Kom., M.Han., menghadiri sekaligus mengawal pelaksanaan pengamanan Haul Masyayikh Nusantara yang digelar di Alun-alun Situbondo, Minggu (19/7/2026). Kehadiran Dandim merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung kelancaran setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.

Haul Masyayikh Nusantara menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Kabupaten Situbondo tahun ini. Sekitar 111.000 jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian doa bersama, pembacaan manaqib, serta mengenang jasa para ulama yang telah memberikan kontribusi besar dalam syiar Islam dan perjuangan bangsa.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya disiagakan di sejumlah titik strategis. Pengamanan dilakukan secara terpadu mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengawasan area kegiatan, hingga pelayanan kepada para jamaah.

Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, Bupati Situbondo Yusuf Rio Prayogo bertindak sebagai Ketua Panitia Haul Masyayikh Nusantara, dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna mendukung kelancaran pelaksanaan acara.

Kehadiran Dandim 0823/Situbondo bersama jajaran Forkopimda menjadi cerminan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kolaborasi tersebut menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif selama berlangsungnya kegiatan.

Melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, seluruh rangkaian Haul Masyayikh Nusantara dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh kekhidmatan. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.